Sugeng Rawuh...!!! Blog ini bukan saja tentang craft-nya Yanneey di *duneeya*. Melainkan tentang Yanneey & semua -------crafting, writing, family, friends, dll-------Yah, mencoba kembali belajar sharing & belajar menulis. Mari menulis kembali dengan kata dan juga craft.. ...!!!
http://www.cute-smiley.com There is no great writing, only GREAT REWRITING (Justice Brandeis)
Tampilkan postingan dengan label iseng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iseng. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 April 2014

Buku Berhias Renda

Ternyata satu sentuhan saja kita berikan pada buku bersampul polos bisa membuat buku tersebut tampak berbeda ya... Satu sentuhan tersebut kita buat dengan menambahkan renda. 
Renda ini harganya murah lho hanya 1000/meter tapi bisa membuat buku-buku ini tampak lebih indah.
Contoh ini sebenarnya bukan buku biasa. Yang sampul coklat ini adalah notebook dan yang sampul hitam itu adalah album kartu tapi saya gunakan sebagai album foto-foto craft hasil karya saya, biar bisa saya lihat kapanpun waktunya, tidak harus ribet loading dulu hehehe. Bisa juga dijadikan sebagai katalog, siapa tahu ada orang lain yang mau lihat.

Ayo hiasi buku sampul polos kalian juga ya....!
Semoga menginspirasi!

Love
_yanneey_

Jumat, 05 Juli 2013

[Tutorial & Tips] Kertas Pola Khusus untuk Kain Flanel

Dalam berkreasi dengan kain flanel, pola merupakan salah satu hal yang sangat penting pengaruhnya terhadap hasil kreasi kita. Beberapa orang sudah share cara mereka membuat pola untuk kreasi flanelnya. 

Pada umumnya ada yang membuat pola dengan karton tebal lalu dijiplak di kain flanel dengan menggunakan pensil ataupun bolpoint. 
Ada yang memfotokopi pola di kertas HVS lalu digunting dan potongan kertas tersebut disematkan dengan jarum pentul di atas kain flanel dan kemudian digunting.
Ada juga yang menggunakan kain flanel guntingan pertama sebagai pola untuk guntingan-guntingan berikutnya.
Ada yang memotong flanel sesuai ukuran pola, tapi ada juga yang melebihkan sedikit ukuran flanelnya.
Bagaimana dengan kalian? pakai cara yang mana?

Saya sudah mencoba cara-cara itu, tetapi ada saja kendalanya. Hingga kemudian secara tidak sengaja saya menemukan kertas khusus untuk pola kain flanel yang lebih tepat. Sepertinya kertas ini yang paling tepat bagi saya. Dan ternyata  tepat juga digunakan oleh asisten-asisten saya. Caranya dengan kain viselin yang biasa digunakan untuk kreasi sulam perca.
Sebenarnya di daerah saya, toko alat jahit menyebutnya busa lapis, entah di tempat lain ya^^

Kain viselin ini tidak mentah-mentah langsung buat pola lho, ada trik khusus. Sebelum saya bahas bagaimana mengolah kain viselin, saya jelaskan dulu kendala saya menggunakan cara-cara bikin pola yang umum dipakai teman-teman.

#Menggunakan kertas tebal dan dijiplak di kain flanel dengan pensil/bolpoint baru kemudian kain flanel digunting.
Kelemahannya, jika menggunakan pensil, goresannya kurang jelas & juga meninggalkan kotor.
Cara ini yang pertama saya pakai ketika awal-awal membuat kreasi flanel.
Jika menggunakan bolpoint juga akan menyisakan kotor (belepotan).
Jika saya menggunting kain flanel di bagian dalam goresan bolpoint atau dilebihi sedikit(tujuannya agar goresan bolpoint yang kotor tidak ikut serta), seringkali hasilnya kurang tepat. Mungkin saya saja yang kurang mahir menggunting ya....^^


#Menggunakan kertas HVS/kalkir lalu diletakkan di atas kain flanel dibantu dengan jarum pentul agar tidak bergeser, baru kemudian digunting.
Dengan cara ini, kertas jika sering ditusuk jarum akan berlubang dan cepat rusak. Karena kertasnya licin jadi tetap  saja bergeser meskipun sudah disemat dengan jarum sehingga hasil guntingan kain flanel kurang tepat bentuknya.
Ah, Mungkin ini juga karena saya yang kurang mahir^^

#Menggunakan flanel guntingan pertama sebagai pola guntingan berikutnya.
Cara ini kadang saya gunakan saat kepepet karena malas mencari-cari pola ^^ Hasilnya masih sering berubah bentuk. Hehehe lagi-lagi mungkin karena saya yang kurang mahir juga ya...

#Spesial penemuan saya, pola dengan kain viselin heheheee...
Sebenarnya kain viselin ini sebagai pengganti kertas HVS/kalkir. Jadi saya masih tetap harus menggambar pola di atas kain viselin dengan cara menjiplak dengan kertas tebal ataupun menjiplak gambar pola utama. Biasanaya kertas tebal saya gunakan sebagai pola jangka panjang agar bisa digunakan berulang kali untuk menjiplak.
Nah, setelah pola di kain viselin digunting, letakkan di atas kain flanel. Kalau polanya kecil saya tidak perlu menggunakan jarum untuk menahannya agar tidak bergeser, tapi kalau polanya besar saya tetap menggunakan jarum pentul.
Bergeser? Lumayan tidak selicin kain HVS karena sebelumnya kain viselin ini saya olah lebih dulu. Bagaimana cara pengolahannya? Nanti saya bahas.

KAIN VISELIN SEBAGAI KERTAS POLA

Cara ini saya temukan secara tidak sengaja. Ketika itu saya sedang bereksperimen membuat tas & dompet yang dilapisi kain viselin (busa lapis). Sepert ini.

Beberapa kali ada kesalahan sehingga kain viselin setelah menempel pada kain dompet saya lepas lagi. Niatnya mau saya buang, tapi waktu saya lagi membuat sesuatu dari flanel, saya tidak menemukan kertas di sekitar saya untuk pola, jadilah asal ambil kain viselin gagal itu. Eh ternyata, kok kain viselin pada bagian bekas perekat yang menempel di kain seperti menempel di flanel, tapi mudah ketika dilepas lagi & tidak merusak flanel. Nah, dari situlah akhirnya saya akhirnya sengaja membeli kain viselin meteran untuk diolah menjadi pola-pola kreasi flanel.

Kelebihan Kertas Pola Kain Viselin :
> Tidak selicin kertas HVS, tidak terlalu bergeser.
> Tidak perlu dilebihi sedikit ketika menggunting flanelnya, bisa digunting pas sesuai pola viselin.
> Tidak meninggalkan kotoran seperti bolpoint di flanel.
> Tidak cepat berlubang & rusak seperti kertas HVS/kalkir jika ditusuk jarum.
> Bisa digores dengan bolpoint seperti kertas biasa.
> Bisa untuk menjiplak gambar di buku/gambar utama tanpa merusak buku/kertas gambar.
> Bisa dipakai berulang kali.

  

Nah, sekarang pilih mana cara yang lebih menguntungkan?
Kalau memilih cara viselin ala saya, ini saya kasih tips mengolah kain viselinnya. Kelihatannya memang sedikit repot ya... tapi repot sedikit kalau selanjutnya lebih enak tentu tidak apa-apa kan? Makanya saya kalau mengolah viselin tidak cuma satu lembar. Jadi, sekali repot bisa buat banyak. Tidak terlalu repot  juga sih, karena bisa dilakukan setelah menyeterika pakaian heheheee....

Begini niiiiehhh.....^^

CARA MENGOLAH KAIN VISELIN UNTUK POLA
Alat & Bahan: Kain viselin, karpet meteran, setrika
Kain viselin yang saya gunakan adalah yang berperekat. Ketebalannya sedang saja, tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal.
Kain viselin (Busa lapis istilah di toko alat jahit di tempat saya)




Gunakan karpet murahan saja yang kasar.
Permukaan viselin  berperekat/mengkilap berhadapan dengan permukaan karpet, jangan sampai terbalik lho...


Setelah dilepas, bekas permukaan viselin yang menempel di karpet akan menjadi kasar.
Siap digunakan sebagai kertas pola.....

Ringkasannya sebagai berikut:



Cara Penggunaan Pola Viselin:
tempelkan bagian yang kasar berhadapan dengan kain flanel. Jika diperlukan, sematkan jarum pentul.  
Pola viselin ini sudah berkali-kali duganakan oleh beberapa orang asisten saya dan alhamdulillah hasilnya seperti yang saya inginkan. jadi, kalau orderan banyak, bagian gunting-menggunting flanel saya serahkan kepada orang lain.
 Selamat Mencoba, Semoga Sukses!!!


Kamis, 27 Juni 2013

Orderan Teman Fotografer

Ada pesanan dari seorang teman lama yang berprofesi sebagai fotografer. Dia memerlukan beberapa properti untuk photo booth. 
Ini dibuatnya dari kain flanel/felt dan karton, tidak dijahit, hanya dilem. 
Dari foto-foto sample yang dia kirimkan, saya buat beberapa dengan hanya memperkirakan ukurannya. Eh, ternyata setelah jadi katanya kekecilan, jadilah bikin lagi yang ukurannya lebih lebaaay... dia maunya yang jumbo-jumbo biar lucu.
Ini foto-fotonya dibuat malam hari jadi kurang bagus deh, soalnya besok paginya udah mau diambil sama yang pesan.







Senin, 27 Mei 2013

Kanzashi Flower : Brooch

Saya lagi senang belajar membuat bunga-bunga kanzashi. 
Saya kalau belajar itu tidak hanya mencoba satu kali, tapi berkali-kali biar lebih mahir.
Ini hasil belajarnya...




 

ini favorit saya.... ^^

dikombinasikan dengan kain felt

Kupu-kupu
Mencoba sesuatu yang baru itu sering kali terlalu mengasyikkan, sampai lupa waktu, sampai malas mengerjakan pesanan lama...
bagaimana dengan kalian??
Let's Love Craft, friends!!

Rabu, 06 Februari 2013

Yeayyy.... Nemu material Craft baru....

Yeayy.... saya menemukan material baru yang sepertinya bisa untuk craft...
Awalnya saya nggak tau mau dibuat apa material ini... 
Ini penampakan materialnya.
material baru
Ini sebenarnya sebuah alas anti slip, sepertinya terbuat dari bahan karet/plastik gitu deh, entahlah....
Saya sangat kesengsem sama teksturnya, bagaimana dengan kalian??
Cukup lama material ini saya simpan sampai akhirnya saya bisa mengkreasikannya.
Akhirnya saya bikin ini... ^^
dompet lama tampil beda
Bisa buat bros/korsase, aplikasi bandana, jempit rambut, atau buat aplikasi dompet atau tas seperti ini saya coba di dompet lama saya ^^
ini penampakan dompet sebelumnya ^^
dompet lama 

bagaimana? tampil beda ya dompetnya..

Kira-kira selain jadi bunga, bisa dikreasikan apa lagi ya??? any idea???

Let's Love Craft, friends...!!
and Happy Crafting!!

Rabu, 16 Januari 2013

Si Ungu: Dari Sebuah Kesalahan

Ceritanya dulu lagi bikin orderan kaos Cedric Mirip Papa Banget. Kaosnya warna ungu, aplikasi huruf-hurufnya sudah ditempel di kaos dengan bantuan sedikit lem. Untungnya belum dijahit. Nggak sengaja lihat bagian belakang kaosnya, ternyata ada bercak titik-titik hitam yang nggak terlalu terlihat disana. 

Huaduuuhh... gimana nih? 
Sepertinya kondisi seperti itu memang dari supplier kaos polosnya. Mau diretur tapi kayaknya nggak mungkin karena aplikasi sudah ditempel dan kalau dilepas pasti ada sisa lemnya. Kalau terus dibuat untuk customer rasanya nggak tega memberikan produk cacat, meskipun nggak terlalu terlihat nodanya.
Untungnya ada stock kaos warna ungu lain dengan ukuran sama. Akhirnya aplikasinya saya lepas dan pindah ke kaos yang baru. Sebelumnya saya pastikan dulu kalau kaos barunya tidak bernoda (belajar dari pengalaman). Yang pasti jangan sampai saya memberikan produk cacat kepada customer. Kaos yang ada nodanya, urusan nanti lah mau diapakan :).
Jadilah kaos cedric seperti ini :)
Kaos Flanel Duneeya orderan Palembang
Kaos bernoda itu, untuk siapa ya? Ada si Nandito tapi sudah nggak cukup ukurannya. Jadi coba-coba aja deh menutupi sisa lem di kaosnya, entah nanti buat siapa.

Bikinnya aplikasi yang nggak pakai pola jadi nggak terlalu ribet, langsung gunting & tempel aja trus dijahit. Idenya sih bikin lingkaran warna warni. Tapi ternyata setelah dicoba, saya agak kurang puas, soalnya memang kelemahan saya kalau bikin lingkaran nggak pernah melingkar sempurna.
Akhirnya coba bikin bentuk love warna warni. Dan untuk menutupi kelemahan saya yang nggak bisa bikin bentuk simetris jadilah menggunting flanel bentuk love yang asimetris.
Taraaaa jadi deh kaos ini....
Apa warna cintamu hari ini???
Gimana??? ternyata bagus juga ya hasil dari sebuah kesalahan.
Dan kaos ini akhirnya buat hadiah Icha, anak sahabat saya yang ikut membantu memasarkan produk duneeya.
Pelajaran yang diperoleh dari kasus ini, cek kondisi kaos sebelum tempel aplikasi :)
Ah... pelajaran yang sangat berharga ya!!!

kalau mau lihat-lihat kaos flanel hasil kreasi saya bisa berkunjung kesini ya :)

Let's think kereakitf!
Let's Love Craft!
Happy Crafting, friends!!

Minggu, 02 Desember 2012

felt + zipper brooch

Happy weekend, teman-teman...
Mengamati bros kombinasi kain flanel (felt)  dan gerigi restleting (zipper)  karya  crafter-crafter luar negeri sungguh sangat mempesona dan menginspirasi. Rasanya pengen banget ikutan coba bikin-bikin. Tapi karena kesibukan yang yang terus menerus, seringkali keinginan itu tidak sempat terealisasi. Hingga pada suatu saat, akhirnya saya punya kesempatan untuk membuatnya... Tapi ternyata cuma menghasilkan satu karya, dan sampai sekarang ini hanya satu karya itu milik saya, belum sempat lagi. Padahal zipper-nya sudah ada yang dipisahkan gerigi-geriginya. Tapi, belum sempat dan tepatnya belum mood lagi... ^^

Dan bros ini, menjadi bros kesayangan saya sekarang, sering saya pakai di jilbab dan menambah rasa percaya diri saya. Entah kenapa, saya sekarang lebih bangga menggunakan bros hasil karya sendiri daripada bros pabrikan yang banyak saya miliki juga.
Let's Love Craft!
and Love Indonesian products!
Happy Crafting, friends!
^neey^

Sabtu, 24 November 2012

A Gift for My Assistant's Wedding

Beberapa waktu yang lalu asisten saya menikah. Bingung mau bikin apa buat kenang-kenangan. karena waktunya tidak banyak akhirnya bikin toples hias aja. Toplesnya bukan dari plastik, tapi dari kaca.
Hadiah ini mungkin tidak seberapa harganya, tapi saya cuma ingin memberikan kenang-kenangan agar dia ingat pernah membantu saya membuat boneka-boneka, karena setelah menikah dia tidak disini lagi, dia akan mengikuti suaminya di Weleri, Kendal.
Tapi sebenarnya toples hias ini hanyalah sebuah packaging untuh hadiah kecil yang saya selipkan di dalam toples.

 Belakangan saya jadi sedih. Karena ternyata dari semua kado yang ditinggalkan di rumah orang tuanya adalah kado dari saya. Mungkin kado saya kurang berarti ya :( padahal saya buat dengan sepenuh hati.
Tapi ya sudahlah, happy wedding!Saya kehilangan asisten lagi, cukup susah untuk mencari penggantinya. Tapi semoga suatu saat akan saya temukan lagi. Amiin...

Kamis, 27 September 2012

Kumis & Medalifelt @Lebaran

Waktu lebaran kemarin saya sempat iseng bikin kumis-kumisan buat main sama keponakan & cucu.
Ini ternyata bisa juga buat menutup hidung kalau ada asap rokok.


Saya bikin ini juga...
MEDALIFELT

Bikinnya dari boneka sisa orderan dulu sama karpet. Saat ini memang saya lagi memanfaatkan karpet buat berkolaborasi sama kain flanel. Ide ini sudah lama tapi baru sempat merealisasikannya saat ini. Tunggu saja edutoys terbaru dari duneeya, kolaborasi antara flanel dan karpet.

Selasa, 18 September 2012

FELTBOT DOLL : Geisha _ Jepang

 Masih ingat dengan boneka flanel yang separo badannya terbuat dari botol bekas kemasan suplemen? kalau lupa, baca lagi ya disini
Nah, boneka itu selanjutnya saya beri nama FELTBOT. Singkatan dari Felt-Bottle Doll. Dulu baru sempat membuat boneka wisuda dan DOng Yi. 
Saya mencoba lagi membuat boneka Jepang ala FELTBOT DOLL. Masih belum sempurna sih, tapi coba dilihat dulu, mungkin bisa menjadi inspirasi. Sebenarnya ini sudah dibuat lama, tapi baru sempat dipamerkan, maaf ya :).
Rambutnya nyontek boneka jepang hadiah dari kakak saya. Hehehe ini oleh-oleh dari kakak saya yang sempat jadi kuli di Jepang beberapa tahun.

 Gimana? Masih ada yang aneh ya? kurang proporsional ya? Pengennya sih diperbaiki lagi, tapi ternyata belum punya waktu untuk konsentrasi disana.
Semoga suatu saat bisa ya...
Semoga menjadi inspirasi. Happy Crafting!!

Tas dari Jaket


Ada jaket yang sudah tidak dipakai nih. Masih bagus jadi sayang kalau dibuang...
jadinya saya ubah fungsinya jadi tas. Lumayanlah buat bawa paket ke kantor pos.
Idenya dari saya, tapi yang jahit tukang jahit keliling. Saya nggak terlalu mahir menjahit, jadi lebih baik serahkan pada ahlinya.
Semoga menginspirasi.. Selamat berkarya!

Kamis, 19 Juli 2012

Hari Kereaktif Se-Duneeya [HKSD 2#]

HKSD 2# diadakan Minggu, 3 Juni 2012 [Love Card]
Acaranya adlah membuat kartu ucapan bentuk hati. Maaf, ternyata saya lupa mencdokumentasikan acaranya, akhirnya sebagai oleh-oleh saya bikinkan tutorialnya saja ya. Untung masih ada beberapa hasil karya yang tidak dibawa pulang pesertanya. 
Ini dia 
Tutorial LOVE CARD











  
Selamat Mencoba!