Sugeng Rawuh...!!! Blog ini bukan saja tentang craft-nya Yanneey di *duneeya*. Melainkan tentang Yanneey & semua -------crafting, writing, family, friends, dll-------Yah, mencoba kembali belajar sharing & belajar menulis. Mari menulis kembali dengan kata dan juga craft.. ...!!!
http://www.cute-smiley.com There is no great writing, only GREAT REWRITING (Justice Brandeis)
Tampilkan postingan dengan label kereaktif zone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kereaktif zone. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2014

Kaos Flanel Perawat

Kaos yang ini pesanan customer yang sudah beberapa kali order. Dia bernama Anggun. Sepertinya dia adalah seorang perawat karena requestnya kaos bergambar 5 orang perawat yang saling bersahabat . Topinya diberi inisial nama masing-masing perawat: B, M, N, R, dan F.

 Mata perawatnya sengaja saya buat lengkungan dengan benang, tidak menggunakan monte, karena untuk produk kaos saya lebih suka tidak menggunakan monte atau payet agar lebih mudah mencucinya.
ini dia hasil kaosnya...

Jika ada yang berminat pesan bisa berkunjung kesini.....


Kaos Flanel Azza & Iren

Lama banget nggak update blog ini. Maaf kalau sering terlupa...
Kali ini update tentang T-Shirt/Kaos dengan aplikasi flanel pesanan Yuni, teman SMU dulu untuk sepasang buah hatinya. Kaosnya warna biru muda. 

Kaos untuk Si Anak Sulung, Azza, menggunakan kaos cotton combed yang halus dan tidak mudah melar, gambarnya pesawat terbang.
Untuk Sang adik, Iren, menggunakan kaos cotton carded. Menurut saya kaos jenis ini kualitasnya di bawa yang cotton combed. Selain lebih kasar dan lebih kaku, saya uga agak kesulitan menjahitnya. Bahan kaosnya lebih keras sehingga harus pakai tenaga lebih ketika menusuknya dengan jarum.

Terpaksa pakai kaos ini, karena untuk usia Iren tidak ada ukuran yang pas dari kaos cotton combednya. Memang produsen kaos cotton combednya hanya membuat 3 ukuran saja untuk kaos anaknya. Ukuran S terlalu kecil untuk usia Iren, sedangkan ukuran M terlalu besar.  Kaos untuk Iren ini bergambar ballerina.

Ini dia kaos untuk Azza dan  Iren

Jika ada yang berminat pesan bisa berkunjng kesini. ditunggu ya...

Minggu, 20 April 2014

Box Sepatu Bayi


 Buat saya, packaging itu sangatlah penting, karena dia bisa meningkatkan nilai sebuah produk. Jika produk bagus tapi hanya dibungkus plastik, produk bagus tersebut tidak menjadi spesial. Tapi ketika packagingnya bagus, nilainya akan lebih tinggi, nilai jualnya akan bertambah melebihi biaya packagingnya.

Ketika saya membuat sebuah produk, saya juga memikirkan bagaimana packagingnya. Begitu pula dengan produk BABY SHOES saya. 
Saya inginnya box yang sederhana, mudah dibuat tapi tetap cantik. Soalnya saya selalu coba-coba membuat packaging sendiri.
Akhirnya saya goongling mencari inspirasi. Dapatlah packaging seperti ini.
Sumber foto: google
Berhubung di daerah saya agak sulit mendapatkan kertas yang beraneka ragam, yang sesuai kebutuhan packaging, saya hanya bisa mencoba-coba dengan kertas duplex.
 Suatu ketika ada seseorang yang promosi box sepatu bayi di sebuah grup FB, akhirnya saya beli sajalah biar tidak repot hehehe...
Ini dia...
Mirip seperti hasil googling di atas.
Kertasnya lebih bagus dari kertas duplex yang saya punya, mikanya juga lebih tebal. Ini kertasnya bolak-balik warna putih. Kalau duplex saya satu sisi warna putih, sisi yang lain abu-abu.
Tapi ternyata box ini kurang tepat untuk sepatu jenis boot, jadi saya harus coba bikin dengan kertas yang ada.
ini hasil coba-coba saya..

masih agak-agak salah sih... terus aja trial and error...

Inspirasi lainnya untuk box sepatu bayi dari hasil googling berikut ini
Sumber foto: google
Sumber foto: google
Sumber foto: google
yang ini keren ya... tapi kertasnya harus warna...
Yang mau lihat koleksi sepatu bayi saya bisa berkunjung ke sini ya... Ayo borong...

Let's Love Craft!
-Yanneey-


Jumat, 18 April 2014

Tempat Alat Tulis dari Kaleng Bekas

Suatu ketika ada beberapa anak SMK datang memesan tempat alat tulis dari kaleng bekas yang dihias flanel. 
Sepertinya mereka sedang Kerja Praktek di sebuah Bank kecil dan sudah mau selesai. Mereka berniat memberikan kenang-kenangan untuk pegawai-pegawai di kantor Bank tersebut.
Karena waktunya sudah mepet dan saya tidak punya stock kaleng, maka saya minta mereka sendiri untuk mencari kalengnya.
Mereka mendapatkan kaleng bekas minuman seperti ini.
Baru pertama kali mengolah kaleng seperti ini. Susah payah saya membuka bagian atas kalengnya. Keraaas... Padahal bagian sampingnya cukup tipis. Yah kenapa tidak saya gunting saja bagian sampingnya ya?? sudah terlanjur ya sudahlah lanjutkan saja...

Tempat alat tulis ini mau mereka letakkan di atas meja kerja masing-masing pegawai, jadi mereka minta diberi gambar kepala orang sesuai dengan karakteristik yang punya meja.
Lucunya ada pegawai laki-laki yan poninya dibuat jambul kaya perempuan Jawa pakai konde, hehehe

Bagian belakangnya dibuat tulisan nama Bank-nya. BKK itu singkatannya apa ya?? lupaaa??
Sebagai info, Kecamatan Belik di Kabupaten Pemalang ini merupakan daerah dingin, disana menjadi salah satu sentra produksi nanas. Buah nanasnya kecl-kecil tapi maniiis.. seperti saya hahaha... Adakah di antara sahabat semua yang sudah pernah merasakan manisnya buah nanas dari daerah Belik??


Karena waktunya mepet jadi tidak bisa terlalu banyak berpikir tentang desainnya, sederhana saja, hanya dihias renda seadanya.
Semoga menginspirasi.

Let's Love Craft!
-neey-

Kamis, 17 April 2014

Senangnya Si Kecil Bermain Decorative Hijaiyah

Yuk mari lihat asyiknya Si Kecil bermain Decorative Hijaiyah. 
Ini mainan edukatif dimana Si Kecil akan beraktivitas dengan tangan-tangannya merangkai kepingan puzzle huruf-huruf hijaiyah ini dengan mengaitkan kancing ke lubang tali. Ayo jangan menyerah ya, Nak... Dicoba terus, jangan putus asa...


Meskipun Si Kecil belum hafal urutan huruf hijaiyah tapi Edutoys yang ini masih tetap bisa dimanfaatkan. Si Kecil bisa belajar mengenal warna, menguatkan jari jemarinya ketika mengaitkan kancing dengan tali.
Ketika berhasil, dia tampak senang. Ayo beri Si Kecil semangat ya, Bunda..., Tante.... Nenek....
Begitu seriusnya dia berusaha. AYooo latih Si Kecil agar tidak mudah putus asa. Ketika berhasil, dia akan sangat bahagia... Lihat bisa jadi panjaaaaaaang seperti kereta....
Jadi panjaaaang ya, Nak! kamu berhasil.... Beri dia reward ya, Bunda, agar dia lebih bahagia, meskipun hanya sebuah ciuman dan sanjungan.

Yuk mari kita pajang hasil karya Si Kecil di dinding rumah. Angkat tubuh si Kecil agar dia bisa mengaitkan lubang tali pada paku di dinding...
Horeeee, bagus sekali, Naaak.....

Kalau mau punya Decorative Hijaiyah ini, bisa beli disini.

Semoga menginspirasi!
Let's Love Craft!
-Yanneey_



Rabu, 16 April 2014

Tutorial Bunga Organdi 2

Sebenarnya tutorial ini sudah dibuat lama, tapi karena internet yang lemot jadi lupa terus buat update blog ini.
Oya, sebelmnya saya pernah juga buat tutorial bunga dari pita organdi lihat disini, kali ini juga sama mengunakan pita organdi tapi ada perbedaan sedikit sehingga hasilnya juga berbeda.
Okey... mari kita mulai tutorialnya. Siapkan bahan-bahannya dulu ya...
Potong pita organdi 5-6cm sebanya 5 buah

Lipat pita organdi dan jahit di bagian tengahnya saja.

Lakuan hal yang sama pada ke-4 pita organdi yang lainnya.

Lipat lagi dan jahit dengan tusuk jelujur.

Rangkai ke-5 pita organdi dengan tusuk jelujur, dan tariiiiik.... satukan dengan simul mati agar tidak terlepas.

Tambahkan kancing dbagian tengahnya.

Jadilah sudah... beda kan hasilnya dengan tutorial sebelumnya?
Silakan dicoba!
Semoga menginspirasi

Let's Love Craft!!
-neey-

Minggu, 13 April 2014

Buku Berhias Renda

Ternyata satu sentuhan saja kita berikan pada buku bersampul polos bisa membuat buku tersebut tampak berbeda ya... Satu sentuhan tersebut kita buat dengan menambahkan renda. 
Renda ini harganya murah lho hanya 1000/meter tapi bisa membuat buku-buku ini tampak lebih indah.
Contoh ini sebenarnya bukan buku biasa. Yang sampul coklat ini adalah notebook dan yang sampul hitam itu adalah album kartu tapi saya gunakan sebagai album foto-foto craft hasil karya saya, biar bisa saya lihat kapanpun waktunya, tidak harus ribet loading dulu hehehe. Bisa juga dijadikan sebagai katalog, siapa tahu ada orang lain yang mau lihat.

Ayo hiasi buku sampul polos kalian juga ya....!
Semoga menginspirasi!

Love
_yanneey_

Jumat, 05 Juli 2013

[Tutorial & Tips] Kertas Pola Khusus untuk Kain Flanel

Dalam berkreasi dengan kain flanel, pola merupakan salah satu hal yang sangat penting pengaruhnya terhadap hasil kreasi kita. Beberapa orang sudah share cara mereka membuat pola untuk kreasi flanelnya. 

Pada umumnya ada yang membuat pola dengan karton tebal lalu dijiplak di kain flanel dengan menggunakan pensil ataupun bolpoint. 
Ada yang memfotokopi pola di kertas HVS lalu digunting dan potongan kertas tersebut disematkan dengan jarum pentul di atas kain flanel dan kemudian digunting.
Ada juga yang menggunakan kain flanel guntingan pertama sebagai pola untuk guntingan-guntingan berikutnya.
Ada yang memotong flanel sesuai ukuran pola, tapi ada juga yang melebihkan sedikit ukuran flanelnya.
Bagaimana dengan kalian? pakai cara yang mana?

Saya sudah mencoba cara-cara itu, tetapi ada saja kendalanya. Hingga kemudian secara tidak sengaja saya menemukan kertas khusus untuk pola kain flanel yang lebih tepat. Sepertinya kertas ini yang paling tepat bagi saya. Dan ternyata  tepat juga digunakan oleh asisten-asisten saya. Caranya dengan kain viselin yang biasa digunakan untuk kreasi sulam perca.
Sebenarnya di daerah saya, toko alat jahit menyebutnya busa lapis, entah di tempat lain ya^^

Kain viselin ini tidak mentah-mentah langsung buat pola lho, ada trik khusus. Sebelum saya bahas bagaimana mengolah kain viselin, saya jelaskan dulu kendala saya menggunakan cara-cara bikin pola yang umum dipakai teman-teman.

#Menggunakan kertas tebal dan dijiplak di kain flanel dengan pensil/bolpoint baru kemudian kain flanel digunting.
Kelemahannya, jika menggunakan pensil, goresannya kurang jelas & juga meninggalkan kotor.
Cara ini yang pertama saya pakai ketika awal-awal membuat kreasi flanel.
Jika menggunakan bolpoint juga akan menyisakan kotor (belepotan).
Jika saya menggunting kain flanel di bagian dalam goresan bolpoint atau dilebihi sedikit(tujuannya agar goresan bolpoint yang kotor tidak ikut serta), seringkali hasilnya kurang tepat. Mungkin saya saja yang kurang mahir menggunting ya....^^


#Menggunakan kertas HVS/kalkir lalu diletakkan di atas kain flanel dibantu dengan jarum pentul agar tidak bergeser, baru kemudian digunting.
Dengan cara ini, kertas jika sering ditusuk jarum akan berlubang dan cepat rusak. Karena kertasnya licin jadi tetap  saja bergeser meskipun sudah disemat dengan jarum sehingga hasil guntingan kain flanel kurang tepat bentuknya.
Ah, Mungkin ini juga karena saya yang kurang mahir^^

#Menggunakan flanel guntingan pertama sebagai pola guntingan berikutnya.
Cara ini kadang saya gunakan saat kepepet karena malas mencari-cari pola ^^ Hasilnya masih sering berubah bentuk. Hehehe lagi-lagi mungkin karena saya yang kurang mahir juga ya...

#Spesial penemuan saya, pola dengan kain viselin heheheee...
Sebenarnya kain viselin ini sebagai pengganti kertas HVS/kalkir. Jadi saya masih tetap harus menggambar pola di atas kain viselin dengan cara menjiplak dengan kertas tebal ataupun menjiplak gambar pola utama. Biasanaya kertas tebal saya gunakan sebagai pola jangka panjang agar bisa digunakan berulang kali untuk menjiplak.
Nah, setelah pola di kain viselin digunting, letakkan di atas kain flanel. Kalau polanya kecil saya tidak perlu menggunakan jarum untuk menahannya agar tidak bergeser, tapi kalau polanya besar saya tetap menggunakan jarum pentul.
Bergeser? Lumayan tidak selicin kain HVS karena sebelumnya kain viselin ini saya olah lebih dulu. Bagaimana cara pengolahannya? Nanti saya bahas.

KAIN VISELIN SEBAGAI KERTAS POLA

Cara ini saya temukan secara tidak sengaja. Ketika itu saya sedang bereksperimen membuat tas & dompet yang dilapisi kain viselin (busa lapis). Sepert ini.

Beberapa kali ada kesalahan sehingga kain viselin setelah menempel pada kain dompet saya lepas lagi. Niatnya mau saya buang, tapi waktu saya lagi membuat sesuatu dari flanel, saya tidak menemukan kertas di sekitar saya untuk pola, jadilah asal ambil kain viselin gagal itu. Eh ternyata, kok kain viselin pada bagian bekas perekat yang menempel di kain seperti menempel di flanel, tapi mudah ketika dilepas lagi & tidak merusak flanel. Nah, dari situlah akhirnya saya akhirnya sengaja membeli kain viselin meteran untuk diolah menjadi pola-pola kreasi flanel.

Kelebihan Kertas Pola Kain Viselin :
> Tidak selicin kertas HVS, tidak terlalu bergeser.
> Tidak perlu dilebihi sedikit ketika menggunting flanelnya, bisa digunting pas sesuai pola viselin.
> Tidak meninggalkan kotoran seperti bolpoint di flanel.
> Tidak cepat berlubang & rusak seperti kertas HVS/kalkir jika ditusuk jarum.
> Bisa digores dengan bolpoint seperti kertas biasa.
> Bisa untuk menjiplak gambar di buku/gambar utama tanpa merusak buku/kertas gambar.
> Bisa dipakai berulang kali.

  

Nah, sekarang pilih mana cara yang lebih menguntungkan?
Kalau memilih cara viselin ala saya, ini saya kasih tips mengolah kain viselinnya. Kelihatannya memang sedikit repot ya... tapi repot sedikit kalau selanjutnya lebih enak tentu tidak apa-apa kan? Makanya saya kalau mengolah viselin tidak cuma satu lembar. Jadi, sekali repot bisa buat banyak. Tidak terlalu repot  juga sih, karena bisa dilakukan setelah menyeterika pakaian heheheee....

Begini niiiiehhh.....^^

CARA MENGOLAH KAIN VISELIN UNTUK POLA
Alat & Bahan: Kain viselin, karpet meteran, setrika
Kain viselin yang saya gunakan adalah yang berperekat. Ketebalannya sedang saja, tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal.
Kain viselin (Busa lapis istilah di toko alat jahit di tempat saya)




Gunakan karpet murahan saja yang kasar.
Permukaan viselin  berperekat/mengkilap berhadapan dengan permukaan karpet, jangan sampai terbalik lho...


Setelah dilepas, bekas permukaan viselin yang menempel di karpet akan menjadi kasar.
Siap digunakan sebagai kertas pola.....

Ringkasannya sebagai berikut:



Cara Penggunaan Pola Viselin:
tempelkan bagian yang kasar berhadapan dengan kain flanel. Jika diperlukan, sematkan jarum pentul.  
Pola viselin ini sudah berkali-kali duganakan oleh beberapa orang asisten saya dan alhamdulillah hasilnya seperti yang saya inginkan. jadi, kalau orderan banyak, bagian gunting-menggunting flanel saya serahkan kepada orang lain.
 Selamat Mencoba, Semoga Sukses!!!


Selasa, 02 Juli 2013

Craft For Charity: Peduli Leukemia (Almira)

Bismillah... 
Saya mencoba memulai melaksanakan setahap demi setahap rencana charity penggalangan dana untuk pengobatan Almira (10 bulan), penderita Leukemia. Dia bukan siapa-siapa saya, tapi saya tahu pengobatan penyakitnya tidak bisa ditunda dan butuh biaya yang tidak sedikit. Karena keponakan saya pernah mengalaminya. Ceritanya baca disini.

Leher Almira yang dibungkus perban itu seperti terbelah karena infeksi. Saya tidak berani menampilkannya disini karena saya sendiri ngeri melihatnya. 

Yang mau tahu tentang Almira bisa cek di http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html


Ya, penyakit Leukemia semakin hari semakin sering terdengar di telinga kita. Berdasarkan pengalaman keluarga saya, pengobatan penyakit ini tidak bisa ditunda dan membutuhkan biaya tidak sedikit. Mari kita bantu Almira dan keluarganya semampu kita. 

Jika para artis penyanyi mengumpulkan dana charity dengan menjual suaranya, saya yang hanya seorang  pembuat boneka mungkin bisa membantu mengumpulkan dana bantuan untuk Almira dengan menjual beberapa produk craft bikinan saya. Hasil penjualan 100% untuk Almira. Anggaplah produk 'duneeya' sebagai kenang-kenangan.
Yang mau bantu beli, boleh... Yang mau bantu menambah produk juga boleh... Bantu share juga boleh... Apa sajalah...
Saya sangat memohon partisipasi Anda, karena tanpa ada yang membeli, semua ini akan sia-sia..

Teriring doa semoga Almira dan keluarga masih kuat dan sabar menghadapi cobaan penyakit ini. Amiin...

Berikut ini produk-produk yang dijual.

Detail produk bisa dilihat disini.
Untuk pembelian produk charity bisa kunjungi FanPage 'duneeya' disini.
Pesan via INBOX
Jika mau menyumbang lebih dari harga produk, monggo...

Mari bantu biaya Almira, pengobatannya tidak bisa ditunda karena taruhannya adalah nyawa. Keponakan saya sudah tiada, semoga Almira masih bisa bertahan...


Terima Kasih, sangat!!!!

Kamis, 27 Juni 2013

Orderan Teman Fotografer

Ada pesanan dari seorang teman lama yang berprofesi sebagai fotografer. Dia memerlukan beberapa properti untuk photo booth. 
Ini dibuatnya dari kain flanel/felt dan karton, tidak dijahit, hanya dilem. 
Dari foto-foto sample yang dia kirimkan, saya buat beberapa dengan hanya memperkirakan ukurannya. Eh, ternyata setelah jadi katanya kekecilan, jadilah bikin lagi yang ukurannya lebih lebaaay... dia maunya yang jumbo-jumbo biar lucu.
Ini foto-fotonya dibuat malam hari jadi kurang bagus deh, soalnya besok paginya udah mau diambil sama yang pesan.







Senin, 27 Mei 2013

Kanzashi Flower : Brooch

Saya lagi senang belajar membuat bunga-bunga kanzashi. 
Saya kalau belajar itu tidak hanya mencoba satu kali, tapi berkali-kali biar lebih mahir.
Ini hasil belajarnya...




 

ini favorit saya.... ^^

dikombinasikan dengan kain felt

Kupu-kupu
Mencoba sesuatu yang baru itu sering kali terlalu mengasyikkan, sampai lupa waktu, sampai malas mengerjakan pesanan lama...
bagaimana dengan kalian??
Let's Love Craft, friends!!