Sugeng Rawuh...!!! Blog ini bukan saja tentang craft-nya Yanneey di *duneeya*. Melainkan tentang Yanneey & semua -------crafting, writing, family, friends, dll-------Yah, mencoba kembali belajar sharing & belajar menulis. Mari menulis kembali dengan kata dan juga craft.. ...!!!
http://www.cute-smiley.com There is no great writing, only GREAT REWRITING (Justice Brandeis)
Tampilkan postingan dengan label aku dan bebintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aku dan bebintang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 April 2014

Senangnya Si Kecil Bermain Decorative Hijaiyah

Yuk mari lihat asyiknya Si Kecil bermain Decorative Hijaiyah. 
Ini mainan edukatif dimana Si Kecil akan beraktivitas dengan tangan-tangannya merangkai kepingan puzzle huruf-huruf hijaiyah ini dengan mengaitkan kancing ke lubang tali. Ayo jangan menyerah ya, Nak... Dicoba terus, jangan putus asa...


Meskipun Si Kecil belum hafal urutan huruf hijaiyah tapi Edutoys yang ini masih tetap bisa dimanfaatkan. Si Kecil bisa belajar mengenal warna, menguatkan jari jemarinya ketika mengaitkan kancing dengan tali.
Ketika berhasil, dia tampak senang. Ayo beri Si Kecil semangat ya, Bunda..., Tante.... Nenek....
Begitu seriusnya dia berusaha. AYooo latih Si Kecil agar tidak mudah putus asa. Ketika berhasil, dia akan sangat bahagia... Lihat bisa jadi panjaaaaaaang seperti kereta....
Jadi panjaaaang ya, Nak! kamu berhasil.... Beri dia reward ya, Bunda, agar dia lebih bahagia, meskipun hanya sebuah ciuman dan sanjungan.

Yuk mari kita pajang hasil karya Si Kecil di dinding rumah. Angkat tubuh si Kecil agar dia bisa mengaitkan lubang tali pada paku di dinding...
Horeeee, bagus sekali, Naaak.....

Kalau mau punya Decorative Hijaiyah ini, bisa beli disini.

Semoga menginspirasi!
Let's Love Craft!
-Yanneey_



Rabu, 10 Juli 2013

Happy Ramadan

Ramadan kali ini sangat berbeda untuk saya... Lebih berat...
Ya Allah, Ya Robb... kuatkanlah hamba... mampukanlah hamba...
Amiin...

Selasa, 02 Juli 2013

Craft For Charity: Peduli Leukemia (Almira)

Bismillah... 
Saya mencoba memulai melaksanakan setahap demi setahap rencana charity penggalangan dana untuk pengobatan Almira (10 bulan), penderita Leukemia. Dia bukan siapa-siapa saya, tapi saya tahu pengobatan penyakitnya tidak bisa ditunda dan butuh biaya yang tidak sedikit. Karena keponakan saya pernah mengalaminya. Ceritanya baca disini.

Leher Almira yang dibungkus perban itu seperti terbelah karena infeksi. Saya tidak berani menampilkannya disini karena saya sendiri ngeri melihatnya. 

Yang mau tahu tentang Almira bisa cek di http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html


Ya, penyakit Leukemia semakin hari semakin sering terdengar di telinga kita. Berdasarkan pengalaman keluarga saya, pengobatan penyakit ini tidak bisa ditunda dan membutuhkan biaya tidak sedikit. Mari kita bantu Almira dan keluarganya semampu kita. 

Jika para artis penyanyi mengumpulkan dana charity dengan menjual suaranya, saya yang hanya seorang  pembuat boneka mungkin bisa membantu mengumpulkan dana bantuan untuk Almira dengan menjual beberapa produk craft bikinan saya. Hasil penjualan 100% untuk Almira. Anggaplah produk 'duneeya' sebagai kenang-kenangan.
Yang mau bantu beli, boleh... Yang mau bantu menambah produk juga boleh... Bantu share juga boleh... Apa sajalah...
Saya sangat memohon partisipasi Anda, karena tanpa ada yang membeli, semua ini akan sia-sia..

Teriring doa semoga Almira dan keluarga masih kuat dan sabar menghadapi cobaan penyakit ini. Amiin...

Berikut ini produk-produk yang dijual.

Detail produk bisa dilihat disini.
Untuk pembelian produk charity bisa kunjungi FanPage 'duneeya' disini.
Pesan via INBOX
Jika mau menyumbang lebih dari harga produk, monggo...

Mari bantu biaya Almira, pengobatannya tidak bisa ditunda karena taruhannya adalah nyawa. Keponakan saya sudah tiada, semoga Almira masih bisa bertahan...


Terima Kasih, sangat!!!!

Jumat, 28 Juni 2013

Rencana Charity Untuk Dede Almira [Penderita Leukemia]


Dia bukan siapa-siapa saya, tapi saya tahu pengobatan penyakitnya tidak bisa ditunda dan butuh biaya yang tidak sedikit. Karena keponakan saya pernah mengalaminya. Ceritanya baca disini.

http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html
Leukemia, penyakit itu sudah terlalu terbiasa terdengar di telinga kita, sudah sering diangkat dalam sinetron, film, cerpen ataupun novel. Karena terbiasanya itu membuat beberapa orang menyepelekan, tidak memperhatikan lagi. Sepertinya dianggap sebagai penyakit biasa yang dibiarkan saja nanti bisa sembuh sendiri. Mungkin karena mereka mengangkat ceritanya tidak terlalu mendalam, hanya tempelan saja.

Seperti saya, sebelum keponakan saya terkena leukemia, yang saya ketahui ya Leukemia itu nanti dikemoterapi (saya sebelumnya tidak tahu kemoterapi itu seperti apa), terus kepalanya jadi botak, umurnya tinggal menghitung hari dan mati. 
Saya tidak tahu bagaimana rasanya menjadi si penderita atau sebagai keluarga si penderita, bagaimana mereka harus berjuang, apa yang harus mereka perjuangkan, bagaimana putus asanya mereka menghadapi penyakit itu. Saking putus asanya sampai ingin bunuh diri mengakhiri segalanya, seperti yang dirasakan orang tua Dede Almira.

 Saya kurang tahu sebelum keluarga saya mengalami sendiri. Keluarga jadi kacau, ada yang pro dan kontra terhadap ide salah satu anggota keluarga. Kacaulah pokoknya, jadi panas suasana di keluarga. 
Keluarga berusaha bergotong royong menghadapi bersama, mengumpulkan dana dari mana saja, dan ternyata masih belum cukup juga...

Pengobatan harus terus berjalan, butuh uang... butuh uang.... cari kemana lagi? Kalau sudah tidak ada uang, haruskah si penderita dibiarkan tergeletak begitu saja???
Tidaaaak...! Jangaaaan! sekali pun ujungnya adalah sebuah kematian, tetap harus diusahakan sebisanya, apa saja.
Mati, yaa semua orang pasti mati. Tapi itu sepenuhnya urusan Allah, tugas kita hanya berusaha, usahakan apapun selagi bisa.  

Setiap kali mendengar kata "LEUKEMIA" hati dan kepala saya langsung panas. Saya harus melakukan apa? saya harus bagaimana?? Saya sudah tidak memikirkan lagi penyakit-penyakit lain yang bahkan namanya saja sulit untuk dieja.

Apa yang bisa kita bantu untuk Dede Almira?

Kira-kira kalau mengadakan CHARITY lagi gimana ya??? Saya butuh bantuan Anda untuk mewujudkan rencana ini. Saya agak ragu, takutnya seperti Charity sebelumnya.
Cerita CHARITY pertama lihat disini ya. Tolong bantu support saya ya, biar mantap niat saya meskipun dengan segala kekurangan yang ada. Soalnya saya orangnya sering down kalo kurang disupport.

Saya mau mengumpulkan produk-produk yang ready dulu... meskipun kondisi fisik saya juga masih kurang fit untuk mengurus semuanya sendiri dan masih ada beberapa pesanan yang belum diselesaikan. Sambil berjalanlah, saya coba menyiapkan yang ada.

CHARITY nanti duneeya akan menjual beberapa karya. Hasil penjualannya nanti 100% in syaa Allah untuk disumbangkan kepada Dede Almira untuk pengobatannya. Tapi mungkin kali ini belum bisa free ongkir seperti dulu, karena belum ada donatur. Atau kalau ada yang mau membantu ongkirnya, bisa hubungi saya.

Di Charity nanti, Anda tidak hanya membeli sebuah karya yang mungkin tidak ada gunanya, tapi Anda membantu seorang gadis kecil yang berjuang menghadapi penyakitnya dan Anda mendapat kenang-kenangan dari duneeya.
Mohon bantuannya ya dan keikutsertaannya nanti.

Cerita tentang Dede Almira bisa dibaca di http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html

Ayo kita bantu!!!

Jumat, 05 April 2013

Tulisan Tangan

Tulisan tangan saya jelek.. tapi saya Pede-pede-in aja buat menulis nama boneka saya. :)
Sebenernya ini terpaksa karena kondisi yang ada.
Boneka saya jadi tambah khas deh dengan tulisan tangan saya hahaha... :) #ngeles.

Tapi tulisan tangan (termasuk juga tanda tangan) itu memang spesifik untuk setiap orang. dari tulisan tangan bisa diketahui psikologis dan sifat-sifat seseorang. Ada ilmunya lho... namanya GRAFOLOGI.
Tebal-tipisnya goresan pena, bentuk huruf, kerapatan huruf dll mencerminkan kepribadian kita, mencerminkan psikologis kita saat menggoreskannya. Tulisan tangan juga bisa menjadi salah satu alternatif terapi.

Saya pernah baca beberapa artikel dan saya juga punya sebuah buku tentang grafologi.
Judulnya: "Menguak Rahasia Tulisan Tangan dan Tanda Tangan. Cara Praktis Mengenali Kepribadian Diri Sendiri, Orang Lain, dan Pasangan"
Penulis: Dyan R. Helmi dan Ihsan Satyanugraha

Tidak mudah ternyata menerapkannya, mungkin orang-orang yang benar-benar ahlilah yang bisa menguak rahasia tulisan tangan kita.
Monggo dikuak saja rahasia tulisan saya ini, meskipun gak bagus :)
Tulisan tangan sebenarnya tidak terlalu stabil, saya bisa berganti-ganti model tulisan. Dan kelemahan saya, kurang bisa menulis lurus apalagi kalau tidak ada garisnya. Tulisan saya juga kurang rapi hehehhe....

Sabtu, 05 Januari 2013

Tentang Ibu

Ibu..., saya biasa memanggil beliau Emak. Mungkin Emak saya tidak sehebat dan sepintar ibu-ibu kalian teman... Tapi sungguh, meski tak pernah saya ungkapkan, saya sangat menyayangi beliau. Meski saya sering melukai hati beliau, meski saya sering berbuat dosa terhadap beliau..

Honestly, di dunia ini saya hanya memiliki Emak saya. 
Karena beliaulah yang selalu mendengarkan saya. Hanya kepada Emaklah saya bisa mengungkapkan isi hati saya, unek-unek saya, meski kadang beliau tak paham atau tak bisa memberi solusi. 
Hanya Emaklah tempat saya bersandar.
Saya memang tak terbiasa berbicara kepada bapak saya. Kekakuan ini sudah sedari kecil terbentuk dan saya hingga saat ini belum bisa mencairkan kekakuan itu. Ketika mau berbicara, rasanya takut... Meski bapak saya tidak menyeramkan, tapi saya selalu takut berbicara kepadanya, seperti tidak ada chemistry. Jadi saya hanya bisa menyampaikan kata-kata saya kepada Emak lalu Emak akan menyampaikannya kepada bapak, meski komunikasi Emak dan bapak juga tidak terlalu bagus sehingga sering terjadi salah paham. Hingga saat ini saya tidak tahu dimana salahnya dan harus bagaimana memperbaiki kesalahan-kesalahan itu.
Saya anak terakhir dengan 5 saudara kandung yang masih ada. Komunikasi saya juga tidak terlalu bagus dengan kakak-kakak saya. Sering kali saya harus merasa bahwa kata-kata saya tidak pernah dipentingkan oleh mereka. Apapun yang saya sampaikan seolah disepelekan. Hingga akhirnya saya pun jadi enggan untuk berbicara, karena percuma. Dan akhirnya saya kembali kepada Emak. Meski Emak kadang menyampaikannya kurang tepat, dan sering kali Emak harus menanggung resiko dituduh "membela saya".

Jadi, Emaklah satu-satunya milik saya di dunia ini. 
Belakangan ini, saya sering ketakutan ketika terpikirkan Emak saya akan pergi untuk selama-lamanya suatu saat kelak, apalagi beliau memang sudah sangat sepuh, seumur Indonesia merdeka.
Apa jadinya saya jika Emak pergi? Bagaimana dengan diri saya? Sepertinya saya tak bisa hidup. Kepada siapa nantinya saya bisa berbicara tentang unek-unek saya? Apa saya akan jadi bisu? Sungguh saat ini pun sangat berat saya lalui karena tidak punya orang sebagai tempat sharing yang tepat, rasanya sangat berat merasakan semuanya sendiri.

Emaklah yang sangat berharga dalam hidup saya, meski saya akui saya masih membentaknya, saya sering jengkel dan mendiamkannya, saya sering merepotkannya. Sungguh besar dosa-dosa saya...
Saya takut kehilangan Emak saya.... 
Sungguh... :(

Sabtu, 24 November 2012

A Gift for My Assistant's Wedding

Beberapa waktu yang lalu asisten saya menikah. Bingung mau bikin apa buat kenang-kenangan. karena waktunya tidak banyak akhirnya bikin toples hias aja. Toplesnya bukan dari plastik, tapi dari kaca.
Hadiah ini mungkin tidak seberapa harganya, tapi saya cuma ingin memberikan kenang-kenangan agar dia ingat pernah membantu saya membuat boneka-boneka, karena setelah menikah dia tidak disini lagi, dia akan mengikuti suaminya di Weleri, Kendal.
Tapi sebenarnya toples hias ini hanyalah sebuah packaging untuh hadiah kecil yang saya selipkan di dalam toples.

 Belakangan saya jadi sedih. Karena ternyata dari semua kado yang ditinggalkan di rumah orang tuanya adalah kado dari saya. Mungkin kado saya kurang berarti ya :( padahal saya buat dengan sepenuh hati.
Tapi ya sudahlah, happy wedding!Saya kehilangan asisten lagi, cukup susah untuk mencari penggantinya. Tapi semoga suatu saat akan saya temukan lagi. Amiin...

Minggu, 14 Oktober 2012

Me and Germany Traditional Costume Doll

Beberapa waktu yang lalu ada customer dari Bogor, bernama Putri, yg pesan boneka miniatur dengan pakaian tradisional Jerman. Setelah melihat foto yang dia kirimkan, sepertinya tidak terlalu sulit. Tapi saya tidak langsung membuatnya. Googling dulu biar lebih jelas lagi tentang pakaian tradisional Jerman, sebenarnya mencari kombinasi warna yang biasa digunakan di pakaian adatnya.

Di foto yang dia kirimkan, pakaian tradisional laki-laki Jerman kombinasi warna coklat dan putih, sedangkan pakaian perempuannya kombinasi warna hitam dan putih. Saya tanyakan kepada Putri, apakah bonekanya mau dibuat seperti foto untuk warna pakaiannya? Dia bilang, warnanya terserah saya, dengan tambahan kata-kata "kupercayakan padamu". Huaduh.. rasanya berat nian kata-kata itu bagi saya. Tidak hanya sekali dia menambahkan kata-kata seperti itu. Ketika beberapa waktu kemudian saya tanya lagi tentang rambut bonekanya mau seperti apa. Lagi-lagi dia menambahkan kata-kata seperti itu ketika menjawabnya. Semakin berat dan besar rasa takut saya.
Semestinya saya bahagia dan bangga karena ada yang percaya sama saya, memang sih... tapi yang membuat saya berat itu saya takut tidak bisa memenuhi kepercayaan dia, takut hasilnya tidak sesuai dengan yang dia inginkan.

Akhirnya setelah googling, saya coba membuatnya. Bismillah, semoga hasilnya memuaskan. Kalau tidak puas ya saya bikinkan lagi...
Ini hasilnya...
Hasil di atas sudah mengalami revisi untuk boneka perempuannya. Awalnya saya pakai kombinasi warna biru, putih, dan pink pada bagian celemek/apronnya. Tujuannya sih biar lebih ceria dan warna warni. Tapi setelah dipandang-pandang sendiri, rasanya kurang sreg di hati saya. Jadinya apronnya saya ganti warna putih. Begitulah hasilnya. 
Putri minta perbaikan sedikit. Pipi boneka perempuan minta di kasih blush on dikit dan rambut boneka laki-laki terlalu nonong hehehe...
Okelah saya perbaiki, ini dia hasilnya boneka sudah berdiri di stage dengan tulisan "die Bayerische Kleidung"
die Bayerische Kleidung

Dalam hati saya bertanya apa arti "die Bayerische Kleidung". Dulu waktu kelas 2 SMU saya sempat dapat juga pelajaran Bahasa Jerman selama satu tahun. Nilai saya lumayan bagus juga lho, 9 di raport. Tapi karena tidak ada kelanjutannya jadilah kurang terasah.
Inginnya tanya langsung ke Putri, tapi agak kurang keberanian buat nanya. Jadinya saya buka aja kamus.

Setahu saya "die" itu adalah awalan untuk kata benda feminin dalam bahasa Jerman. Memang dalam Bahasa Jerman kata benda itu punya jenis kelamin.
Aku punyanya kamus Jerman yang kecil, mungkin kurang lengkap, tapi untungnya kata-kata yang saya cari ada disana.
Bayer = orang Bayern, negara bagian Bayern
Kleidung = pakaian
Mungkin "die Bayerische Kleidung" artinya pakaian orang Bayern ya... Mungkin seperti pakaian adat jawa, pakaian adat bali dll ya... hehehe...
Setidaknya rasa ingin tahu saya sudah terpenuhi. ^o^
Oya, sepertinya saya salah menuliskan di stage boneka dengan tulisan "die bayerische kleidung" yang semuanya saya tulis dengan huruf kecil. Seharusnya kata benda diawali dengan huruf besar, tapi awalannya tetap dengan huruf kecil. Jadi sepertinya yang betul penulisannya adalah "die Bayerische Kleidung"

Lihat detail bajunya ya..



Saya jadi ingin tau, boneka ini mau buat siapa. Saya berharap banget boneka ini untuk hadiah orang Jerman yang bakal dibawa ke Jerman. Saya membayangkan hasil karya saya bisa dibawa ke luar negeri... Semoga... semoga... apalagi ke Jerman! itu negara yang saya ingin datangi sejak dulu mengenal bahasa Jerman. Alasannya ada beberapa.. Di antaranya, Pak Habibie idola saya juga ada di Jerman, saya juga dulu sempat mendengarkan radio Deutch Welle siaran bahasa Indonesia. Dulu saya sempat kirim surat ke Deutchwelle minta perangko bekas -hehehe dulu saya suka koleksi perangko juga lho- dan saya dapat balasan berupa beberapa perangko Jerman (bekas) dan brosur siaran Radio Deutch Welle, juga sebuah majalah berbahasa Jerman. Meskipun saya sama sekali nggak paham isinya, tapi saya takjub dengan foto-foto keindahan kota-kota di Jerman dalam majalah itu. Nah, saya jadi semakin pengen tuh ke Jerman. Mimpi boleh kan ya??? ^^

Saya jadi mengingat-ingat, dimana ya majalah Jerman itu??? saya juga sedari tadi sebenarnya sedang mengingat-ingat Ibu Guru Bahasa Jerman waktu kelas 2 SMU itu. Beliau wali kelas saya di 2-10. Saya ingat sosoknya, dengan kacamata tebal, rambutnya ikal/keriting dikepang satu dibelakang (kalau tidak salah ingat), juga cara mengajarnya yang mudah saya pahami. I miss her!!!! Saya belum juga mengingat namanya, akhirnya setelah bikin pertanyaan di status FB, ternyata ada teman yang ingat juga. Beliau, guru Bahasa Jerman saya bernama Ibu Endang Poncowati. 

Sebenarnya pelajaran Bahasa Jerman saya tidka terhenti sampai akhir kelas 2 SMU saja. Selepas kuliah saya sempat tergerak untuk mempelajarinya lagi secara online. Tapi berhubung waktu itu cuma bisa di warnet jadi kurang maksimal. Pengen deh belajar Bahasa jerman lagi, sayang kan sudah separo jalan, rasanya pengin sampai mahir.

Ahh... semoga suatu saat saya bisa ke Jerman. Asli Jerman lho ya... bukan Jerman "Jejer Kauman" lho hahaha... Kebiasaan orang Jawa suka memplesetkan kata Jerman dengan Jejer Kauman, artinya Sebelah Kauman. Kauman itu ya nama sebuah tempat. Biasanya di daerah itu ada wilayah yang dinamai Kauman. Saya kurang tau kriteria sebuah wilayah dinamakan Kauman itu apa aja. harus ditanyakan nih sama yang berwenang hehehe...

Ya sudah begitu saja curhatan saya tentang Jerman, I wish someday I will be there! Pokoke Ich liebe dich!
Ich heiBe Yani, Ich komme aus Pemalang... (inget pelajaran pertama dari Bu Endang ^o^)
Bye.. bye...
Auf wiedersehen!!!!

Kamis, 27 September 2012

Kumis & Medalifelt @Lebaran

Waktu lebaran kemarin saya sempat iseng bikin kumis-kumisan buat main sama keponakan & cucu.
Ini ternyata bisa juga buat menutup hidung kalau ada asap rokok.


Saya bikin ini juga...
MEDALIFELT

Bikinnya dari boneka sisa orderan dulu sama karpet. Saat ini memang saya lagi memanfaatkan karpet buat berkolaborasi sama kain flanel. Ide ini sudah lama tapi baru sempat merealisasikannya saat ini. Tunggu saja edutoys terbaru dari duneeya, kolaborasi antara flanel dan karpet.

Jumat, 07 September 2012

Lebaran Kali Ini...

Lebaran usai sudah, semua kembali pada aktivitasnya masing-masing... Rasanya lebaran kali ini sepi banget, lebih berat dari tahun sebelum-sebelumnya untuk urusan hati. Rasanya lega bisa kembali keadaan normal...
Seperti biasa, inginnya posting banyak hal di blog ini, tapi entah kenapa waktu saya terasa sempit sekali, nggak pernah bisa online lewat PC. Cukup kecapaian karena terlalu banyak ide yang perlu direalisasikan segera dan juga beberapa orderan customer yang setia menunggu saya buka order.

Di satu sisi ini, saya bersyukur ternyata masih ada orang-orang yang masih setia menunggu karya saya, dibela-belain nungguin saya buka order pasca lebaran. Sejak puasa saya memang agak membatasi orderan karena kondisi fisik kurang memungkinkan dan saya juga tutup order gasik untuk libur Lebaran. Jadi saya gak ikut "prepegan" mengumpulkan banyak uang di musim Lebaran. Santai sajalah hehehe...

Lebaran kali ini alhamdulillah kedua orang tua masih ada meskipun sudah sepuh, keluarga inti masih bisa berkumpul meskipun sudah dikurangi keponakanku, Riza. Sebenarnya, lebaran atau bukan lebaran itu keluarga saya selalu berkumpul karena rumahnya berdekatan, paling jauh juga kakak saya di Pemalang kota sekitar setengah jam. Itu juga dia dan keluarganya sering banget kesini, jadi sering berkumpul. Lebaran jadi terasa seperti hari-hari biasa. Rumahku dan kakak-kakakku itu berjajar seperti sebuah rumah besar. lalu ada kakak pertamaku yang membeli rumah hanya beberapa meter saja dari rumah kami. Judulnya, tiap hari biasa wara-wiri hehehe...

Lebaran kali ini, hanya bisa memandangi beberapa tetangga pada mudik, bertemu kembali dengan keluarga yang cukup lama terpisah. Rasanya saya iri melihat mereka saling melepaskan kerinduan.Sempat menitikkan air mata, yah layaknya lagi nonton film deh hehehe... Ya saya memang sensitif, lebih cepat terharu.

Oke deh, lebaran kali ini saya sempat foto-foto suasana lebaran biar bisa cerita.
Ini acara shalat Ied di Lapangan Randudongkal, alhamdulillah cuaca cerah ceria, dihiasi view Gunung Slamet di sebelah selatan atau sebelah kiri jamaah shalat. Indah bukan? kalau memandangnya, jadi sering-sering bertasbih dan bertakbir. Itu salah satu bukti kekuasaan Allah.
Ini aku, ditya, dan langit... I love blue... damaiiiiiii....
Ihhh si Ditya seperti Pak SBY, pakai baju koko putih & sarung warna biru :)
Kalau yang ini acara salam-salaman di keluarga saya. Biasa aja sih... :)

Ini foto di jalan mau silaturahim ke tetangga:)
Yang berbeda di lebaran kali ini, habis silaturahim ke tetangga, kami ada acara menengok seorang tetangga yang baru pulang operasi di rumah sakit. Kabarnya karena sakit jantung. Waktu kami tengok sepertinya keadaan pasien masih cukup sadar, bisa mengenali orang-orang. tapi ternyata di malam kedua lebaran dia sudah dipanggil Penciptanya.

Pada hari pertama lebaran malam hari seperti biasa banyak yang main petasan, tapi entah saat itu ada satu petasan yang bunyinya keras banget dan beruntun.berbeda dari petasan-perasan kecil yang biasa dimainkan orang-orang sini. Esok harinya banyak yang cerita katau dia kaget banget. Duuh, jangan-jangan orang itu meninggal karena terkejut dengan petasan itu ya....???

So, buat yang suka main petasan sebaiknya pertimbangkan hal itu, barangkali di sekitar kita ada orang yang punya penyakit jantung. Jangan bersenang-senang sendiri dengan membahayakan orang lain.

Kalau tentang makanan-makanan di hari lebaran. Biasa ajalah begitu, keluarga saya biasa beli atau pesan sama orang, atau dapat bingkisan lebaran dari kantor. lagian saya nggak punya selera dengan makanan-makanan seperti itu. yang jelas, yang saya tunggu adalah opor ayam dan sambal goreng kentang bikinan Emak saya. Keluarga saya lebih cenderung memilih lontong ketimbang ketupat. Lontongnya pun beli, nggak mau repot bikin. Pokoknya keluarga saya serba simple, serba praktis. Itu saja.

Acara lebarannya ya begitu saja...
Selanjutnya, saya berdoa semoga lebaran tahun depan keluarga saya masih utuh berkumpul bersama, semoga malah sudah ada penambahan keluarga. Semoga lebaran tahun depan saya sudah tidak sendiri lagi. Amiin... Amiin... Amiin... Ya Robbal Alamin...
Tolong di-amin-kan ya doa saya! Makasih teman-teman!

Sabtu, 18 Agustus 2012

Alllahu Akbar.. Allahu Akbar..
Walillahilhamd
Taqobballahu minna wa minkum.
Taqobbal Ya Kariim...
Amiin....

Minggu, 05 Agustus 2012

Ramadhan 1433

Happy Ramadhan!!!
Selamat menjalankan ibadah puasa!!!
 Ramadhan sudah hampir berlalu, tapi saya baru posting tentang ramadhan. Tak apalah... Ini juga sebenarnya foto-foto Ramadhan tahun lalu, karena sering lupa posting, jadinya telat deh..
Tapi sebenarnya tidak basi juga diposting di Ramadhan kali ini, karena ini sebuah kebiasaan di keluarga saya.

Keluarga saya adalah keluarga yang sederhana, tidak terlalu berlebihan dalam menyiapkan hidangan berbuka puasa. Hidangannya apa adanya, masih seperti hari-hari biasanya.
Yang pasti selalu ada adalah gorengan tempe, tahu, atau dage, dan sambal kacang. 
Itu yang biasanya jadi rebutan ketika berbuka, sampai-sampai sering nggak kebagian kalau nggak cepat ambil. Kalau kata kakakku "siapa cepat dia dapat". Lagian ibuku juga bikinnya nggak banyak, meskipun yang makan banyak. Alasannya, katanya kalau bikin banyak biasanya nggak habis. Hehehee iya mungkin, yang sedikit itu lebih enak jadi cepat ludes ya.

Keluargaku biasa berbuka dengan teh manis. 
Meskipun ini agak kontoversial, tapi seleranya memang begitu. 
Mungkin yang disunahkan adalah berbuka dengan segelas air putih dan kurma. Tahun lalu ada kakakku yang berbuka dengan kurma. Kalau aku mungkin kurang doyan dengan kurma, jadi pilih teh manis saja.
Dan yang selalu ada di bulan Ramadhan di rumah saya adalah kolak pisang atau bubur kacang hijau. 
Ramadhan tahun lalu saya selalu makan kolak pisang, tapi di Ramadhan kali ini, entah kenapa saya kurang nafsu makan kolak. Saya hanya makan kolak waktu libur puasa. Makannya di siang hari sebagai pengganti makan siang.

Saat puasa, saya memang tidak bisa makan banyak. Makan nasi sedikit saja rasanya sudah kenyang. Jadi nggak sempat buat makan jajanan. Dengan keadaan ini, saya bisa kurus nggak ya??? Berharap!!

Alhamdulillah di Ramadhan dan insha Allah di Idul Fitri kali ini keluarga besar saya masih bisa berkumpul bersama, meskipun satu orang telah dipanggil kembali oleh Sang Pemiliknya. Alhamdulillah Bapak dan Emak masih ada, meskipun keduanya sudah cukup sepuh. Alhamdulillah masih bisa menikmati Ramadhan, meskipun belum diberi kesempatan bersama pasangan hidup.
Semoga doa-doa segera dikabulkan, dan semoga harapan-harapan bisa juga bisa terwujud.

Happy Fasting, friends!
Apapun pilihan makananmu, yang penting tetap puasa ya!

Kamis, 19 Juli 2012

Hari Kereaktif Se-Duneeya [HKSD 2#]

HKSD 2# diadakan Minggu, 3 Juni 2012 [Love Card]
Acaranya adlah membuat kartu ucapan bentuk hati. Maaf, ternyata saya lupa mencdokumentasikan acaranya, akhirnya sebagai oleh-oleh saya bikinkan tutorialnya saja ya. Untung masih ada beberapa hasil karya yang tidak dibawa pulang pesertanya. 
Ini dia 
Tutorial LOVE CARD











  
Selamat Mencoba!