Sugeng Rawuh...!!! Blog ini bukan saja tentang craft-nya Yanneey di *duneeya*. Melainkan tentang Yanneey & semua -------crafting, writing, family, friends, dll-------Yah, mencoba kembali belajar sharing & belajar menulis. Mari menulis kembali dengan kata dan juga craft.. ...!!!
http://www.cute-smiley.com There is no great writing, only GREAT REWRITING (Justice Brandeis)

Rabu, 10 Juli 2013

Happy Ramadan

Ramadan kali ini sangat berbeda untuk saya... Lebih berat...
Ya Allah, Ya Robb... kuatkanlah hamba... mampukanlah hamba...
Amiin...

Jumat, 05 Juli 2013

[Tutorial & Tips] Kertas Pola Khusus untuk Kain Flanel

Dalam berkreasi dengan kain flanel, pola merupakan salah satu hal yang sangat penting pengaruhnya terhadap hasil kreasi kita. Beberapa orang sudah share cara mereka membuat pola untuk kreasi flanelnya. 

Pada umumnya ada yang membuat pola dengan karton tebal lalu dijiplak di kain flanel dengan menggunakan pensil ataupun bolpoint. 
Ada yang memfotokopi pola di kertas HVS lalu digunting dan potongan kertas tersebut disematkan dengan jarum pentul di atas kain flanel dan kemudian digunting.
Ada juga yang menggunakan kain flanel guntingan pertama sebagai pola untuk guntingan-guntingan berikutnya.
Ada yang memotong flanel sesuai ukuran pola, tapi ada juga yang melebihkan sedikit ukuran flanelnya.
Bagaimana dengan kalian? pakai cara yang mana?

Saya sudah mencoba cara-cara itu, tetapi ada saja kendalanya. Hingga kemudian secara tidak sengaja saya menemukan kertas khusus untuk pola kain flanel yang lebih tepat. Sepertinya kertas ini yang paling tepat bagi saya. Dan ternyata  tepat juga digunakan oleh asisten-asisten saya. Caranya dengan kain viselin yang biasa digunakan untuk kreasi sulam perca.
Sebenarnya di daerah saya, toko alat jahit menyebutnya busa lapis, entah di tempat lain ya^^

Kain viselin ini tidak mentah-mentah langsung buat pola lho, ada trik khusus. Sebelum saya bahas bagaimana mengolah kain viselin, saya jelaskan dulu kendala saya menggunakan cara-cara bikin pola yang umum dipakai teman-teman.

#Menggunakan kertas tebal dan dijiplak di kain flanel dengan pensil/bolpoint baru kemudian kain flanel digunting.
Kelemahannya, jika menggunakan pensil, goresannya kurang jelas & juga meninggalkan kotor.
Cara ini yang pertama saya pakai ketika awal-awal membuat kreasi flanel.
Jika menggunakan bolpoint juga akan menyisakan kotor (belepotan).
Jika saya menggunting kain flanel di bagian dalam goresan bolpoint atau dilebihi sedikit(tujuannya agar goresan bolpoint yang kotor tidak ikut serta), seringkali hasilnya kurang tepat. Mungkin saya saja yang kurang mahir menggunting ya....^^


#Menggunakan kertas HVS/kalkir lalu diletakkan di atas kain flanel dibantu dengan jarum pentul agar tidak bergeser, baru kemudian digunting.
Dengan cara ini, kertas jika sering ditusuk jarum akan berlubang dan cepat rusak. Karena kertasnya licin jadi tetap  saja bergeser meskipun sudah disemat dengan jarum sehingga hasil guntingan kain flanel kurang tepat bentuknya.
Ah, Mungkin ini juga karena saya yang kurang mahir^^

#Menggunakan flanel guntingan pertama sebagai pola guntingan berikutnya.
Cara ini kadang saya gunakan saat kepepet karena malas mencari-cari pola ^^ Hasilnya masih sering berubah bentuk. Hehehe lagi-lagi mungkin karena saya yang kurang mahir juga ya...

#Spesial penemuan saya, pola dengan kain viselin heheheee...
Sebenarnya kain viselin ini sebagai pengganti kertas HVS/kalkir. Jadi saya masih tetap harus menggambar pola di atas kain viselin dengan cara menjiplak dengan kertas tebal ataupun menjiplak gambar pola utama. Biasanaya kertas tebal saya gunakan sebagai pola jangka panjang agar bisa digunakan berulang kali untuk menjiplak.
Nah, setelah pola di kain viselin digunting, letakkan di atas kain flanel. Kalau polanya kecil saya tidak perlu menggunakan jarum untuk menahannya agar tidak bergeser, tapi kalau polanya besar saya tetap menggunakan jarum pentul.
Bergeser? Lumayan tidak selicin kain HVS karena sebelumnya kain viselin ini saya olah lebih dulu. Bagaimana cara pengolahannya? Nanti saya bahas.

KAIN VISELIN SEBAGAI KERTAS POLA

Cara ini saya temukan secara tidak sengaja. Ketika itu saya sedang bereksperimen membuat tas & dompet yang dilapisi kain viselin (busa lapis). Sepert ini.

Beberapa kali ada kesalahan sehingga kain viselin setelah menempel pada kain dompet saya lepas lagi. Niatnya mau saya buang, tapi waktu saya lagi membuat sesuatu dari flanel, saya tidak menemukan kertas di sekitar saya untuk pola, jadilah asal ambil kain viselin gagal itu. Eh ternyata, kok kain viselin pada bagian bekas perekat yang menempel di kain seperti menempel di flanel, tapi mudah ketika dilepas lagi & tidak merusak flanel. Nah, dari situlah akhirnya saya akhirnya sengaja membeli kain viselin meteran untuk diolah menjadi pola-pola kreasi flanel.

Kelebihan Kertas Pola Kain Viselin :
> Tidak selicin kertas HVS, tidak terlalu bergeser.
> Tidak perlu dilebihi sedikit ketika menggunting flanelnya, bisa digunting pas sesuai pola viselin.
> Tidak meninggalkan kotoran seperti bolpoint di flanel.
> Tidak cepat berlubang & rusak seperti kertas HVS/kalkir jika ditusuk jarum.
> Bisa digores dengan bolpoint seperti kertas biasa.
> Bisa untuk menjiplak gambar di buku/gambar utama tanpa merusak buku/kertas gambar.
> Bisa dipakai berulang kali.

  

Nah, sekarang pilih mana cara yang lebih menguntungkan?
Kalau memilih cara viselin ala saya, ini saya kasih tips mengolah kain viselinnya. Kelihatannya memang sedikit repot ya... tapi repot sedikit kalau selanjutnya lebih enak tentu tidak apa-apa kan? Makanya saya kalau mengolah viselin tidak cuma satu lembar. Jadi, sekali repot bisa buat banyak. Tidak terlalu repot  juga sih, karena bisa dilakukan setelah menyeterika pakaian heheheee....

Begini niiiiehhh.....^^

CARA MENGOLAH KAIN VISELIN UNTUK POLA
Alat & Bahan: Kain viselin, karpet meteran, setrika
Kain viselin yang saya gunakan adalah yang berperekat. Ketebalannya sedang saja, tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal.
Kain viselin (Busa lapis istilah di toko alat jahit di tempat saya)




Gunakan karpet murahan saja yang kasar.
Permukaan viselin  berperekat/mengkilap berhadapan dengan permukaan karpet, jangan sampai terbalik lho...


Setelah dilepas, bekas permukaan viselin yang menempel di karpet akan menjadi kasar.
Siap digunakan sebagai kertas pola.....

Ringkasannya sebagai berikut:



Cara Penggunaan Pola Viselin:
tempelkan bagian yang kasar berhadapan dengan kain flanel. Jika diperlukan, sematkan jarum pentul.  
Pola viselin ini sudah berkali-kali duganakan oleh beberapa orang asisten saya dan alhamdulillah hasilnya seperti yang saya inginkan. jadi, kalau orderan banyak, bagian gunting-menggunting flanel saya serahkan kepada orang lain.
 Selamat Mencoba, Semoga Sukses!!!


Selasa, 02 Juli 2013

Craft For Charity: Peduli Leukemia (Almira)

Bismillah... 
Saya mencoba memulai melaksanakan setahap demi setahap rencana charity penggalangan dana untuk pengobatan Almira (10 bulan), penderita Leukemia. Dia bukan siapa-siapa saya, tapi saya tahu pengobatan penyakitnya tidak bisa ditunda dan butuh biaya yang tidak sedikit. Karena keponakan saya pernah mengalaminya. Ceritanya baca disini.

Leher Almira yang dibungkus perban itu seperti terbelah karena infeksi. Saya tidak berani menampilkannya disini karena saya sendiri ngeri melihatnya. 

Yang mau tahu tentang Almira bisa cek di http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html


Ya, penyakit Leukemia semakin hari semakin sering terdengar di telinga kita. Berdasarkan pengalaman keluarga saya, pengobatan penyakit ini tidak bisa ditunda dan membutuhkan biaya tidak sedikit. Mari kita bantu Almira dan keluarganya semampu kita. 

Jika para artis penyanyi mengumpulkan dana charity dengan menjual suaranya, saya yang hanya seorang  pembuat boneka mungkin bisa membantu mengumpulkan dana bantuan untuk Almira dengan menjual beberapa produk craft bikinan saya. Hasil penjualan 100% untuk Almira. Anggaplah produk 'duneeya' sebagai kenang-kenangan.
Yang mau bantu beli, boleh... Yang mau bantu menambah produk juga boleh... Bantu share juga boleh... Apa sajalah...
Saya sangat memohon partisipasi Anda, karena tanpa ada yang membeli, semua ini akan sia-sia..

Teriring doa semoga Almira dan keluarga masih kuat dan sabar menghadapi cobaan penyakit ini. Amiin...

Berikut ini produk-produk yang dijual.

Detail produk bisa dilihat disini.
Untuk pembelian produk charity bisa kunjungi FanPage 'duneeya' disini.
Pesan via INBOX
Jika mau menyumbang lebih dari harga produk, monggo...

Mari bantu biaya Almira, pengobatannya tidak bisa ditunda karena taruhannya adalah nyawa. Keponakan saya sudah tiada, semoga Almira masih bisa bertahan...


Terima Kasih, sangat!!!!

Jumat, 28 Juni 2013

Rencana Charity Untuk Dede Almira [Penderita Leukemia]


Dia bukan siapa-siapa saya, tapi saya tahu pengobatan penyakitnya tidak bisa ditunda dan butuh biaya yang tidak sedikit. Karena keponakan saya pernah mengalaminya. Ceritanya baca disini.

http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html
Leukemia, penyakit itu sudah terlalu terbiasa terdengar di telinga kita, sudah sering diangkat dalam sinetron, film, cerpen ataupun novel. Karena terbiasanya itu membuat beberapa orang menyepelekan, tidak memperhatikan lagi. Sepertinya dianggap sebagai penyakit biasa yang dibiarkan saja nanti bisa sembuh sendiri. Mungkin karena mereka mengangkat ceritanya tidak terlalu mendalam, hanya tempelan saja.

Seperti saya, sebelum keponakan saya terkena leukemia, yang saya ketahui ya Leukemia itu nanti dikemoterapi (saya sebelumnya tidak tahu kemoterapi itu seperti apa), terus kepalanya jadi botak, umurnya tinggal menghitung hari dan mati. 
Saya tidak tahu bagaimana rasanya menjadi si penderita atau sebagai keluarga si penderita, bagaimana mereka harus berjuang, apa yang harus mereka perjuangkan, bagaimana putus asanya mereka menghadapi penyakit itu. Saking putus asanya sampai ingin bunuh diri mengakhiri segalanya, seperti yang dirasakan orang tua Dede Almira.

 Saya kurang tahu sebelum keluarga saya mengalami sendiri. Keluarga jadi kacau, ada yang pro dan kontra terhadap ide salah satu anggota keluarga. Kacaulah pokoknya, jadi panas suasana di keluarga. 
Keluarga berusaha bergotong royong menghadapi bersama, mengumpulkan dana dari mana saja, dan ternyata masih belum cukup juga...

Pengobatan harus terus berjalan, butuh uang... butuh uang.... cari kemana lagi? Kalau sudah tidak ada uang, haruskah si penderita dibiarkan tergeletak begitu saja???
Tidaaaak...! Jangaaaan! sekali pun ujungnya adalah sebuah kematian, tetap harus diusahakan sebisanya, apa saja.
Mati, yaa semua orang pasti mati. Tapi itu sepenuhnya urusan Allah, tugas kita hanya berusaha, usahakan apapun selagi bisa.  

Setiap kali mendengar kata "LEUKEMIA" hati dan kepala saya langsung panas. Saya harus melakukan apa? saya harus bagaimana?? Saya sudah tidak memikirkan lagi penyakit-penyakit lain yang bahkan namanya saja sulit untuk dieja.

Apa yang bisa kita bantu untuk Dede Almira?

Kira-kira kalau mengadakan CHARITY lagi gimana ya??? Saya butuh bantuan Anda untuk mewujudkan rencana ini. Saya agak ragu, takutnya seperti Charity sebelumnya.
Cerita CHARITY pertama lihat disini ya. Tolong bantu support saya ya, biar mantap niat saya meskipun dengan segala kekurangan yang ada. Soalnya saya orangnya sering down kalo kurang disupport.

Saya mau mengumpulkan produk-produk yang ready dulu... meskipun kondisi fisik saya juga masih kurang fit untuk mengurus semuanya sendiri dan masih ada beberapa pesanan yang belum diselesaikan. Sambil berjalanlah, saya coba menyiapkan yang ada.

CHARITY nanti duneeya akan menjual beberapa karya. Hasil penjualannya nanti 100% in syaa Allah untuk disumbangkan kepada Dede Almira untuk pengobatannya. Tapi mungkin kali ini belum bisa free ongkir seperti dulu, karena belum ada donatur. Atau kalau ada yang mau membantu ongkirnya, bisa hubungi saya.

Di Charity nanti, Anda tidak hanya membeli sebuah karya yang mungkin tidak ada gunanya, tapi Anda membantu seorang gadis kecil yang berjuang menghadapi penyakitnya dan Anda mendapat kenang-kenangan dari duneeya.
Mohon bantuannya ya dan keikutsertaannya nanti.

Cerita tentang Dede Almira bisa dibaca di http://bantuinyuk.blogspot.com/2013/06/cinta-untuk-almira.html

Ayo kita bantu!!!

Kamis, 27 Juni 2013

Orderan Teman Fotografer

Ada pesanan dari seorang teman lama yang berprofesi sebagai fotografer. Dia memerlukan beberapa properti untuk photo booth. 
Ini dibuatnya dari kain flanel/felt dan karton, tidak dijahit, hanya dilem. 
Dari foto-foto sample yang dia kirimkan, saya buat beberapa dengan hanya memperkirakan ukurannya. Eh, ternyata setelah jadi katanya kekecilan, jadilah bikin lagi yang ukurannya lebih lebaaay... dia maunya yang jumbo-jumbo biar lucu.
Ini foto-fotonya dibuat malam hari jadi kurang bagus deh, soalnya besok paginya udah mau diambil sama yang pesan.







Senin, 27 Mei 2013

Kanzashi Flower : Brooch

Saya lagi senang belajar membuat bunga-bunga kanzashi. 
Saya kalau belajar itu tidak hanya mencoba satu kali, tapi berkali-kali biar lebih mahir.
Ini hasil belajarnya...




 

ini favorit saya.... ^^

dikombinasikan dengan kain felt

Kupu-kupu
Mencoba sesuatu yang baru itu sering kali terlalu mengasyikkan, sampai lupa waktu, sampai malas mengerjakan pesanan lama...
bagaimana dengan kalian??
Let's Love Craft, friends!!